Meski Sulit, Carmelo Ezpeleta Tegaskan Jadwal Balap MotoGP dan F1 Bakal Diatur agar Tidak Bentrok

CEO Dorna Sport, Carmelo Ezpeleta menegaskan jadwal balap MotoGP dan Formula One (F1) bakal diatur agar tidak saling bentrok seperti sekarang ini. Meski sulit karena sama-sama memiliki seri yang di atas 20 balapan, Ezpeleta merasa pembenahan itu bisa terjadi karena kini MotoGP dimiliki perusahaan Amerika Serikat, Liberty Media yang juga mengatur F1.

Pada akhir September lalu, kalender MotoGP 2025 telah dirilis. Tidak ada kejutan berarti, namun 22 seri yang dijadwalkan jelas akan menjadi tantangan yang besar bagi seluruh pihak yang terlibat di dalamnya.

Di sisi lain, Dorna Sports masih akan menjadi pihak yang mengatur segalanya di MotoGP tahun depan walaupun mereka telah diakuisisi oleh Liberty Media. Perusahaan asal Amerika Serikat itu juga memegang hak pemasaran atas F1.

Pihak Liberty mengatakan bahwa kedepannya akan dilakukan sinergi di beberapa hal antara MotoGP dan F1, termasuk dalam perencanaan kalender tahunan dua seri balap paling bergengsi di dunia itu. Saat ini, kompetisi balap roda dua menggelar 22 seri, sementara ajang balap roda empat menghelat 24 seri.

Carmelo Ezpeleta

Tentunya sangat penting mengatur jadwal yang tidak bentrok di antara keduanya agar tidak merugikan pasar satu sama lain dan juga bisa memuaskan para penggemar balap. Namun nampaknya bentrokan jadwal itu sulit dihindari.

Contohnya adalah F1 GP Singapura dan MotoGP Emilia-Romagna yang sama-sama digelar pada 20-22 September 2024 lalu. Dalam kondisi seperti ini, biasanya MotoGP memajukan jadwalnya satu jam lebih awal untuk menghindari bentrokan jadwal siaran langsung balapan F1.

Carmelo Ezpeleta pun mengakui sulit untuk menghindari bentrokan jadwal antara MotoGP dan F1. Kendati demikian, dia memastikan kedepannya hal itu bakal diminimalisir karena adanya kerjasama di antara kedua belah pihak setelah berada di bawah payung Liberty Media.

“Sangat sulit untuk tidak tumpang tindih karena mereka memiliki 24 putaran dan kami memiliki 22 putaran, yang berlangsung antara bulan Maret dan November. Selalu ada kerja sama yang baik, dan akan ada lebih banyak lagi kerja sama sekarang setelah Liberty Media mengambil alih Dorna, tapi kami tidak akan bisa melakukannya tanpa jadwal yang bentrok,” kata Ezpeleta dilansir dari Speedweek, Minggu (13/10/2024).

“Baik F1 dan MotoGP saat ini sedang mempertimbangkan jadwal masing-masing saat membuat perencanaan. Kita melihat kalender mereka sebelum kita melihat kalender kita, dan sekarang mereka melihat kalender kita sebelum mereka melihat kalender mereka. Sebelumnya tidak selalu seperti itu,” pungkasnya.

Related Posts

Hasil FP1 F1 GP Jepang: Norris Pemuncak, Tsunoda Keenam

Lando Norris memimpin sesi latihan pembuka Grand Prix Jepang Formula 1, ketika Yuki Tsunoda hanya tertinggal sepersepuluh di belakang Max Verstappen dalam balapan resmi pertamanya untuk Red Bull. Norris berhasil…

Williams Merekrut Pemenang Balapan F2 yang Didepak Alpine

Pemenang balap F2 Victor Martins telah bergabung dengan Williams Racing Driver Academy setelah meninggalkan program pembalap muda Alpine pada akhir musim lalu. Martins sekarang akan menerima pelatihan dan bimbingan dari…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

Hasil FP1 F1 GP Jepang: Norris Pemuncak, Tsunoda Keenam

  • By shuji
  • April 4, 2025
  • 2 views
Hasil FP1 F1 GP Jepang: Norris Pemuncak, Tsunoda Keenam

Williams Merekrut Pemenang Balapan F2 yang Didepak Alpine

  • By shuji
  • April 3, 2025
  • 3 views
Williams Merekrut Pemenang Balapan F2 yang Didepak Alpine

Dilirik Cadillac, Sergio Perez Ungkap Syarat Comeback ke F1

  • By shuji
  • April 2, 2025
  • 5 views
Dilirik Cadillac, Sergio Perez Ungkap Syarat Comeback ke F1

Fernando Alonso Kontra Mesin V10 Kembali ke F1

  • By shuji
  • April 1, 2025
  • 7 views
Fernando Alonso Kontra Mesin V10 Kembali ke F1